Kamis, 27 November 2008

7 sunnah harian nabi

kita semua pasti ngaku kalo kita adalah umatnya nabi kan ?? tapi sudahkah kita mengikuti apa yang disunnahkannya ?? berikut ini hanya sebagian kecil sunnah nabi kita itu :
1. shalat tahajjud menuai kehormatan,meraih sehat dan keberkahan.
2. tadabur al-qur’an mereformasi diri, membangun peradaban.
3. shalat subuh berjama’ah dimasjid memupus sifat munafik,meraih kemuliaan.
4. sahalat dhuha menjadi muslim visioner, meraih rezeki multidimensi.
5. sedekah mengundang berkah, berbagai empati
6. wudhu menebar pesona, meraih kesucian
7. berdzikir melembutkan matahati, damai setiap hari Read More…

Kamis, 20 November 2008

ciri2 penghuni surga ....

10 sifat penghuni surga (menurut Amr khaled )

merendahkan diri di hadapan Allah
Tawakkal
Selalu yakin pada kekuasaan Allah
Selalu taat pada Allah
selalu menjaga tali silaturrahmi
mempunyai tujuan hidup
tidak mudah terpengaruh
selalu mendekatkan diri pada Allah
selalu menjauhi maksiat
selalu berinfak

7 sifat pewaris surga (dari lagunya opick-pewaris surga)
1. orang yang beriman pada Allah, iman dihati, mulut, dan langkahnya
2. orang yang menjauh dari segala perkara2 yang tiada guna
3 orang yang menunaikan zakat
4 orang yang menjaga kemaluannya
5 orang yang memelihara amanah
6 orang yang penuhi janjinya
7 orang yang menjaga waktu terkhusyuk tiap shalatnya

Sudahkah kita termasuk salah satunya ??? Read More…

Marak, pelajar dan mahasiswa tawuran !!

Ngakunya mahasiswa tapi kok masih kayak anak kecil ?? ngakunya ilmunya udah tinggi tapi kok ga kalah sama anak SD suka bertengkar ??? apa masih pantes mereka itu dibilang orang yang berpendidikan ??
Lucu banget ngeliat berita-berita yang isinya mahasiswa dan pelajar bertengkar cuma gara2 masalah sepele.. ckckck …
Gimana ini kalo generasi penerusnya gampang emosi ?? mau jadi apa Negara ini dipimpin sama orang-orang temperamen dan ga sabaran ??? mana praktek ilmu yang mereka peroleh selama bertahun2 di bangku pendidikan ??? disini sebenarnya peran guru dan orang tua.. dari beliau-beliau inilah lahir seorang ilmuwan.. tapi kok malah jadi kayak gini ?? bukanna seorang ilmuwan yang lahir malah seorang pemberontak ???
berarti ada yang salah dari cara mendidiknya .. guru dan orang tua bukan hanya sekedar mendidik tapi juga membimbing dan secara tidak sadar beliau2 jua lah yang memberi contoh.. pasti pernah mendengar pepatah ini “buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya”. Ya, kami ini bersikap dari apa yang kami lihat, kami berucap dari apa yang kami dengar… sikap yang baik dan tutur kata yang ramah akan menciptakan pribadi yang baik dan indah. Dan sebaliknya. Sebagai contoh, anak yang besar dari keluarga yang ibut,suka bertengkar akan menciptakan pribadi anak ini yang kasar dan pemarah…
jadi, ayo kita bareng2 introspeksi diri. Apa yang telah kita lakukan dan ucapkan, jika menurut akal pikiran juga perasaan kita itu salah maka segeralah tinggalkan. Bukankah manusia telah di anugrahi akal untuk berfikir ???? Read More…

Rabu, 08 Oktober 2008

lebaran oh lebaran

Hari demi hari berlalu begitu cepat ..
Rasanya baru kemarin kita bersegera pergi ke masjid untuk mendapatkan shaf untuk melaksanakan shalat terawih pertama di bulan ramadhan
Bangun jam 3 pagi hanya untuk makan sahur
Mengerjakan shalat wajib berjama’ah
Memperbanyak tadarus al-Qur’an
Berlomba-lomba mencari kebaikan
Berpanas-panasan dalam keadaan lapar dahaga
Hingga menunggu saat adzan magrib tiba
Rasanya baru kemarin juga kita sekelas mengadakan acara buka bersama
Itulah ramadhan dengan segenap keindahannya..
Itulah ramadhan dengan berjuta keajaibannya
Keindahannya yang membuat semua orang ingin ramadhan sepanjang tahun...
Keajaibannya yang membuat orang takjub pada kebesaran-Nya...
Sekarang,Takbir berkumandang bersahut-sahutan
Semesta alam memuji kebesaran Dzat yang menciptakannya..
Sekarang,Kemenangan di depan mata.
Rasa syukur tak henti-hentinya membasahi bibir kita
Rasa haru akan kehilangan bulan tercinta pun jua di rasakan hati kita ..
Antara senang dan sedih ...
Senang karena kita memperoleh kemenangan yang telah dijanjikan-Nya
Sedih karena kita akan ditinggalkan oleh bulan yag penuh berkah di dalamnya...
Pagi harinya...Balutan busana putih sudah membanjiri lapangan dan masjid-masjid tempat diadakannya shalat Ied
Putih seakan menggambarkan hati kita yang baru...
Putih,suci, dan fitrah kembali seperti bayi yang dilahirkan ibunya ke dunia...
Tak ada kata yang indah diucap selain kata maaf..
Tak ada hal yang paling indah dikenang selain berjabat tangan dan memeluk ayah ibu kita, saudara-saudara kita sembari mengucapkan kata maaf pada mereka...
Subhanallah !!!Maha Suci Engkau ya Allah ...
Yang telah menciptakan keindahan dunia sedemikan rupa...
Yang telah memberi kesempatan pada hamba-Mu yang sering alfa...
Allahumma Balighna fii Ramadhan ...
Allah ku ...
Panjangkan umurku hingga aku bertemu ramadha tahun depan ... Read More…

Minggu, 28 September 2008

asma Allah

Mercifull

Generous

Incomparably great

All knowing

Forbearing

Wise

Eternal

Bestower of blessing

Most compassionate

Opener

Forgiver

Accepter of repentance

Provider

Witness

Oh my Lord send salutation upon Muhammad

And upon the family of muhammad

Oh muslims send salutation upon him

Oh my Lord send salutation upon Muhammad

And upon the companions of muhammad

Oh believers send salutation upon him

Gentle

All aware

All hearing

All seeing

Majestic

Watchful

Granter of prayer

Forgiving

Thankful

Loving

Sustainer

Most kind

Patient

Most glorious

God is the greatest

God is the greatest

O most compassionate

Have compassion on our weakness

God is the greatest

God is the greatest

O forgiver, forgive our sins

God is the greatest

God is the greatest

O concealer, conceal our fault

God is the greatest

God is the greatest

O bestower of honour

Bestow honour on our ummah

God is the greatest

God is the greatest

O granter of prayer, answer our prayer

God is the greatest

God is the greatest

O gentle One, be gentle with us

by Sami yusuf Read More…

mother

Blessed is your face
Blessed is your name
My beloved
Blessed is your smile
Which makes my soul want to fly
My beloved
All the nights
And all the times
That you cared for me
But I never realised it
And now it’s too late
Forgive me

Now I’m alone filled with so much shame
For all the years I caused you pain
If only I could sleep in your arms again
Mother I’m lost without you

You were the sun that brightened my day
Now who’s going to wipe my tears away
If only I knew what I know today
Mother I’m lost without you


Mother... Mother... O my mother
How I long to see O mother
“Your mother, Your mother, Your mother”
Is the saying of your Prophet
In my heart, in my dreams
You are always with me mother
Read More…

Sabtu, 27 September 2008

Semalam bersama jibril dan mikail

Suatu hari rasulullah bertanya pada sahabatnya,’Di atara kalia apakah ada yang bermimpi ?’

Kami menjawab,

‘Tidak!’

Rasulullah lalu bersabda,

“tetapi aku tadi malam bermimpi. Aku didatangi 2 orang lelaki. Keduanya memegang tanganku dan membawaku keluar ke bumi suci. Tiba-tiba ada seorang lelaki sedang duduk dan seorang lelaki sedang berdiri. Lelaki yang berdiri itu memegang besi. Ia menancapkan besi itu pada rahang lelaki yang duduk hingga tembus ke tengkuk. Lalu melakukan hal yang sama pada rahang yang satunya. Kedua rahang itu remuk menjadi satu. Rahangnya pulih kembali seperti sedia kala dan lelaki itu kembali melakukan penyiksaan itu lagi.

Aku bertanya, ’Apa ini ?’

Kedua lelaki itu berkata, ’Ayo lanjutkan perjalanan!’

Kami meneruskan perjalanan hingga bertemu lelaki terlentang bertumpu pada tengkuknya. Di atas kepalanya ada lelaki berdiri memegang batu cadas atau batu keras dan licin dan menjatuhkan batu itu tepat pada kepala orang yang terlentang. Jika batu itu mengenainya, kepala itu hancur. Lelaki yang berdiri itu memungut kembali, dan tidak kembali pada orang yang terlentang kecuali untuk melumat kepalanya. Kepala itu lalu kembali pulih dan lelaki itu kembali melumatnya lagi.

Aku bertanya, ’Apa ini ?’

Kedua lelaki itu berkata, ’Ayo lanjutkan perjalanan!’

Kami meneruskan perjalanan menuju lubang seperti tungku. Atasnya sempit bawahnya luas. Di bawah dinyalakan api. Ternyata di dalamnya ada lelaki dan perempuan telanjang. Mereka dijilat nyala api dati bawah. Jika nyala itu mendekat mereka naik sampai hampir keluar. Jika nyala itu padam mereka kembali lagi ke bawah.

Aku bertanya, ’Apa ini ?’

Kedua lelaki itu berkata, ’Ayo lanjutkan perjalanan!’

Kami meneruskan perjalanan hingga sampai pada sungai dari darah. Di dalamnya ada lelaki berdiri dan di tengah sungai ada lelaki membawa batu. Ia mengahadap lelaki yag ada di dalam sungai hendak keluar ia melemparnya dengan batu pada mulutnya hingga kembali ke dalam sungai seperti sedia kala.

Aku bertanya, ’Apa ini ?’

Kedua lelaki itu berkata, ’Ayo lanjutkan perjalanan!’

Kami meneruskan hingga sampai di taman yang hijau. Di dalamnya ada pohon yang besar. Di bawahnya ada orang tua dan anak-anak kecil. Tiba-tiba ada lelaki dekat dengan pohon itu membawa api dan menyalakannya. Kedua lelaki itu membawaku naik ke pohon dan memasukkanku pada sebuah rumah yang tidak pernah kulihat sama sekali ada yang lebih baik darinya. Di dalamnya ada orang tua dan anak-anak kecil. Kedua lelaki itu membawaku naik dan memasukkan aku pada rumah yang lebih baik dan lebih utama dari rumah sebelumnya.

Aku katakan,’kalian berdua telah membawaku berkeliling malam ini. Kabarkalah padaku apa yang telah aku lihat!’

Keduanya menjawab,’Baik.’

’yang kau lihat dihancurkan rahangnya adalah seorang pendusta. Ia berbicara kedustaan. Kedustaan itu terus dibebankan padanya sampai setinggi ufuk. Ia akan disiksa demikian sampai kiamat.

Sedangkan orag yang diremuk kepalanya adalah orang yang diajari Allah al-Qur’an. Ia tidur tdak membacanya pada waktu malam da tidak mengamalkannya pada waktu siang. Ia disiksa demikian sampai hari kiamat.

Adapun yang kau lihat dalam lubang, mereka adalah para pezina. Yang kau lihat di sungai adalah para pemakan riba.

Sedangkan orang tua yang ada di bawah pohon adalah nabi ibrahim da anak-anak kecil yang disekitarnya adalah anak-anak manusia. Rumah yang pertama adalah rumah orang-orang yang beriman umunya. Adapun rumah ini adalah rumah para syuhada.

Dan aku adalah jibril. Ini adalah mikail. Sekarang angkatlah kepalamu!’

Aku lalu mengangkat kepalaku. Tiba-tiba aku melihat istana seperti awan.

Keduanya berkata,’itu adalah rumahmu.’

Aku berkata,’perkenankan aku memasuki rumahku!’

Jibril berkata, ’ kau masih memiliki sisa umur yang belum kau lalui dengan sempurna. Jika kau telah melewatinya dengan sempurna maka kau akan memasuki rumahmu’.”

Read More…